Tampilkan postingan dengan label oalah..... Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label oalah..... Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Mei 2009

maka, pakailah lipstik itu!!!



Karena urusan tips mengenai lipstik dan pensil alis itu belum dilaksanakan dengan baik, maka banyak insiden lain yang terkait dengan urusan status saya selain yang ini
Maka, baca beberapa saran aneh berikut ini
Pertama,
Kalo ke apotek, pastikan bahwa anda telah bersikap sebagai pasien cerdas dan perhatian terhadap obat anak anda, jangan sok tahu dan malas tanya
Yang terjadi adalah : “obat untuk adiknya ya mbak?”
Dan setelah dijawab “bukan, untuk anak saya..” maka si apoteker menutup mulut dengan tangan serupa orang kaget dan meminta maaf
Maka, sikap apapun yang ditunjukan oleh ibu atau serupa ibu di apotek akan menentukan bagaimana orang memandang status anda. Lebih fatal kalo sikap anda yang salah akan membuat orang lain malu

Kedua,
Kalo di bandara, bersikaplah selayaknya ibu yang cerewet menjaga anaknya yang gak mau diem, bukan malah ikut gak mau diem dan ngajak anaknya main. Akibatnya, mungkin akan ada seorang ibu tua yang bertanya pada anda
“berdua aja ya dik, sama adeknya?”
Jangan malah kesenengan, cepatlah diralat “berdua sama anak saya”
Ibu itu memandang serupa aneh, sambil ngeloyor pergi
Sikap salah di bandara mungkin akan membuat status anda malah lebih buruk, karena masih bagus kalo dikirain kakaknya, kalo dikira penculik…hiyyya

Jadi, begini kesimpulan saya mengenai hubungan saya, ayah dan kak saffa
Ayah adalah kakak pertama
Saya adalah kakak kedua
Kak saffa adalah adik bungsu kami

Anggaplah ini posting narsis mengenai saya yang merasa sok muda
Tapi sesungguhnya, di balik itu, kekhawatiran besar bahwa saya sulit bertumbuh dewasa
Lebih dari itu, saya kok jadi ngebayangin ada di posisi orang salah persepsi itu
Pasti selain mikirin rasa malu karena salah nebak, dia pasti ngerasa kesian sama saya karena saya korban nikah dini
Padahal…
Haqul yakin, umur saya pas nikah dulu cukup secukup-cukupnya

Jadi…
Apa perlu ya tips lipstik itu dijalanin??
Hemmmm…..



pic from : www.getentrepreneurial.com/.../red-lipstick.jpg

Kamis, 29 Januari 2009

salahkan mbak luna?

jo yang baik,
usia saya jauh di bawah anda
jadi, jelas saya tidak pantas menjadi bibi asuh anda

jo yang baik,
saya ini juga bukan kumpeni
yang mbayari 800ribuan untuk tiket anda ke jawa
lalu anda harus membayar dengan bekerja penuh selama setahun

jo yang baik,
kalau anda pikir nomor saya adalah nomor cantik
dan nomor cantik adalah nomor punya orang kaya
sungguh jo, anda salah besar
nomor saya ini dapet dikasih, sumpah
lagian jo, koran taun berapa yang jual nomor saya
tega-teganya itu koran

jo yang baik,
timbangannya anda buang-buang duit untuk beli pulsa
untuk kirim 250 sms perhari ke nomor yang ndak jelas
sebaiknya simpanlah uang itu untuk beli tiket ke jawa
bukan apa-apa jo
mubazir
anda menjadi "seperti" penipu lewat sms
jadi, kesempatan untuk mencapai maksud anda, malah bisa 0%

jo yang baik,
jawa tidak seindah bayangan anda
tak semudah pemikiran anda
banyak hal yang bisa jo lakukan di NAD
ealah jo..jo

jo yang baik,
maaf saya ndak bales sms anda
bukan apa-apa
lagi penghematan :)

jawaban untuk sms : 081990130637
Asllm. Saya Johansyah 30 t d NAD. Jo mau ke Jw tp tiada dana u/ mmbli tiket
Bus (700-1,2)/Pswt(800-?). Jo mau ke Jw u/ m'rubah nsb. Apkh Anda sudi mjd
DONATUR&BIBI ASUH u/ Jo?
Jo hny pny modal tenaga, sedikit otak, dan niat u/ bekerjakeras. Bls budi Jo adalah, JO akan bekerja u/ anda all out tanp hrs Anda gaji u/ 1 th. Wssllm

yakin, saya pikir ini adalah sms iklan tentang biro jodoh, secara dia kirim nama dan umur nya. baru ngeh setelah beberapa kali baca. trus si ayah malah bilang
ibu pernah ikut apaan sih, ato sms apaan, sering banget dapet begituan...
sumpah yah, belum pernah sms premium, apalagi yang melibatkan pornografi dan porno aksi, makanya no ini sering banget dapet keanehan
ya ya ya..saya juga heran, malah udah bertahun-tahun ini, no saya seringkali ditelpon dari pihak bank (kayaknya mau nagih gitu ya..) cari yang namanya nurul. malah dulu, ada yang sering telpon, tanya nurul, malah ngajak kenalan....hiiiiiiiiiii........

habis itu, si bang jo, itu malah sms lagi

ibu mungkin tidak kenal saya, saya pun demikian. saya telah melakukan ini 9 hari, 250 sms/hari. no anda saya dapat dari nomor cantik di koran, dimulai dari 081814.....

ealah bang jo, kalau itu koran sumatra, koran NAD tuh, mana ada nomor saya di jual disana....lagian itu koran udah selama apa ya???


jadi, masak ini salah mbak luna maya yang ngasih tarif sms murah sesama XL?

Minggu, 02 November 2008

kualat "teroris"

ribut-ribut mau eksekusi amrozi dan teman2
lepas dari polemik yang ada...saya ndak mau ikut2an blass...
cuma...
tiba-tiba ada kitik2 beberapa pikiran yang menggemaskan untuk disampaikan
1. kasus UTG
UTG itu kan jaksa nya waktu amrozi dituntut ya. jadi kepikiran, dia masuk penjara, pertama karena emang dia ndak baek, kedua karena kualat sama amrozi dan temen2
2.kasus krisis nya Bush
Bush itu kan benci banget pasti ya ma amrozi. jadi krisis ekonomi, krisis kepercayaan diri, lho, apa aja yang ndak baek terjadi sama Bush ini, pertama karena manajemen yang bolong2, kedua jangan2 karena kualat teroris juga ya

ngomong2..ada kitik2 lain..iseng banget, yakin!!
saya trus bertanya2, kenapa ya amrozi yang paling terkenal diantara para teroris itu
bukannya imam samudra katanya pangkatnya lebih tinggi

saya menemukan jawabnya
karena dia mirip DUTA Sheila On 7...hehehe
cek deh poto di sini














dari www.santegidio.org/pdm/img2007/amrozi.jpg
dan
sheilaon7.com/.../Sheila2006_01/DSC_0430.JPG

Rabu, 22 Oktober 2008

apa yang mengkhawatirkan dari krisis ini?

awalnya, saya sama sekali ndak peduli dengan krisis amerika yang ini, yang itu, yang katanya begini, yang katanya begitu..
sampai krisis itu nyampe di indonesia, negara saya tercinta, tumpah darah saya, suami saya, anak saya, ibu saya, abah saya, keluarga saya, bande, bunde..
sesuatu yang tadinya tidak dikhawatirkan, menjadi kenyataan sebelum sempat berpikir

nah, baru pagi ini, saya sempat berpikir, apa yang mengkhawatirkan dari situasi ini:
1. naiknya BI Rate
secara saya telah melakukan ijab kabul untuk pertalian beberapa tahun ke depan dengan seorang bang, sebuah bank maksudnya, menjalin hubungan yang bagi saya konflik avoid-avoid, tapi perlu, maka, saya sungguh ketar ketir dengan kenaikan bunga. dan sungguh ini menjadi kenyataan sebelum sempet saya khawatirkan...bunga oh bunga
2. naiknya harga sate, soto, lothek, telor ayam, ayam goreng
apapun yang saya sebutkan, itu membuktikan bahwa saya bukan ibu yang pandai memasak, belum punya waktu cukup memasak*yang ini sungguh2 alasan!!*, dan menasihatkan untuk jajan saja untuk menghindari sakit perut dan lidah kelu dari hasil mencoba masakan saya...
3. ini yang dikhawatirkan ayah : pedagang pukis dan sate ayam di pasar rejodani..kalo bahasa keren ayah yang mencoba menggeneralisasi : sektor real
kebayang gak, biasanya konsumen mereka itu sampe antre, berderet2*jangan dimbayangin berlebihan*, tadi pagi sepi..pi..apa ini efek krisis juga kah?

ini membuat saya ingat apa yang dikatakan ibu saya...
"memang mendingan jaman pak harto dulu, semua murah..."
ah..saya rindu semua murah
saya rindu semua orang bisa beli tempe, beli sate, beli pukis
meskipun saya tidak rindu pak harto

Senin, 20 Oktober 2008

Alhamdulillah...

tiga hari kemarin adalah hari yang tidak menenangkan
senikmat apapun senyum kami
serenyah apapun tertawa kami
tapi di hati...nderedeg
apa sebab?
DICARI : SEBUAH BUKU BERSAMPUL HIJAU

pagi yang cerah, berlangit biru
ingin aku bersenang-senang bersamamu...
tapi pagi itu
jungkir balik...menjungkirkan dan membalikan semua map di rak buku
menelusuri lembar demi lembar
demi menemukan sebuah buku bersampul hijau

pergi ke kampus ayah
"merapikan" semua kertas di mejanya
"menggeser" semua buku di lacinya
hanya untuk sebuah buku bersampul hijau

pagi kemarin, sungguh senang hati kami
Alhamdulillah buku bersampul hijau itu ditemukan
padahal kami sudah setengah lemas membayangkan beasiswa ayah akan gagal karena hal aneh ini
buku itu ternyata ada di map yang memang biasa kami menyimpan
namun simpanan yang terlalu rapat dan hati-hati justru menyembunyikannya
oh..paspor tercinta
jangan kau sembunyi lagi
ALHAMDULILLAH
senyum kali ini sungguh senyum manis yang tulus, sungguh!!

Minggu, 19 Oktober 2008

tips agar "laku"

pagi tadi, baru saja, lagi-lagi-lagi ke tlogo putri
seperti biasa, favorit kami adalah jadah tempe mbah carik, makanya, begitu nyampe, kan dingin tuh, kami langsung beli jadah tempe yang masih hangat

pulangnya kami melewati beberapa penjual jadah tempe
sodara-sodara, ternyata ada juga lho yang judul nya "mbah lurah"
serta merta dalam dialog mengenai per-mbah-an dalam dunia per-jadah-an ini, begini tips dan wasiat dari mbah yusuf:
"kalo mau terkenal jualan jadah, pake judul pejabat daerah..bisa carik, lurah.."
"ya udah ntar bum bikin jadah mbah bupati"
berikutnya
"kalo mau terkenal dan laku bikin grup musik, pake nama-nama kerajaan, dewa, ratu, kerispatih..."
"ya udah ntar bum bikin grup selir..."

berikutnya, mungkin ada yang mau membeli hak paten atas nama berikut ini. ini merupakan ide orisinil, hasil perenungan dan pergumulan batin yang luar biasa
khusus bagi penjual gudeg!!!
kalo ke jogja, mungkin anda akan menemukan, yu narni, yu djum, dan teman2 yu lainnya
maka, nama ini, saya sedikit jamin, tidak jamin, setengah jamin, akan membuat gudeg anda disukai
berilah judul "YU MANG..."

Jumat, 17 Oktober 2008

saya sungguh2 sudah beranak pinak....

saya ini sudah beranak pinak, sungguh
posting saya yang salah alamat pada blog gadis kecil rupanya bukan lagi perenungan saya yang terakhir mengenai bagaimana sesungguhnya untuk mencitrakan diri saya seperti seorang ibu

dan kemarin adalah puncak jawaban saya yang saya pikir paling cerdas, ups, sama sekali tidak cerdas, saat dintanya mengenai anak pinak ini
saya menghadiri pertemuan halal bi halal di sekolah kak saffa
duduklah saya dengan seorang ibu yang cantik
"bu, anaknya sekolah di sini, di PG atau di TK?"
"di PG, bu"
"oh ya, anaknya umur berapa?"
"22 bulan.."
"oh ya, kok kelihatannya masih muda banget"
GLEKK...coba dengar jawaban tidak cerdas berikut ini
"saya 26 tahun kok bu..."
dan dengar apa kata hati saya
"sungguh, itu anak kandung saya, itu beneran anak saya, saya sudah beranak pinak, beneran lho. ini akta lahirnya kak saffa, bener kan ada nama saya jadi ibunya"
"ooh, jangan bilang masih gak percaya, ini akta nikah saya sama ayahnya saffa, jadi kami memang punya anak"

saya punya ide, yang menurut saya masih agak terlalu buruk untuk dicoba:
pake lipstik!!! bedak ditebelin, hak sepatu ditinggiin, pake baju tile2...pake tas yang agk cantikan dikit
atau
pake pensil alis !!!

Senin, 22 September 2008

baju sayamerah dong, kaos dalem ayah juga...

sebetulnya saya mau posting yang lebih berkualitas hari ini
tapi gimana lagi, ada aja kejadian aneh tiap hari
seperti hari ini, yang mobil tiba2 ngadat dan cerita baju merah saya

saya suka sekali baju merah
maka, dalam 2 bulan ini saya punya dua baju merah dan satu kerudung merah
baju merah pertama saya siapkan untuk wisuda, eeeeittts
baju merah kedua saya siapkan untuk pasangan kerudung merah baru saya itu

tapi hari ini saya merasa berdosa telah menularkan virus merah saya itu pada keluarga saya
sebuah pemaksaan
meskipun bukan saya pelaku utamanya

pagi ini, suami saya mendapat delegasi untuk menyalakan mesin cuci
namun, siang ini saat akan menjemur, terperangahlah saya
lha semua baju berwarna merah
kaos putih panjang saya jadi merah
celana panjang saffa jadi merah
baju baru saffa jadi merah
dan yang paling mutakhir adalah...
sekarang ayah punya kaos dalem warna merah muda..sungguh...seperti itu kira2 warnanya

apa rupa?
ternyata ayah memasukan baju batik merah itu ke dalam mesin cuci
addduh...ya iyalah
"kan udah ayah tanyain tadi pagi"
"kapan ya?"

Korelasi ASI dan daun pepaya


tiga hari lalu, saya akhirnya memutuskan untuk menjadi sapi, ups, maksudnya, berhenti untuk menyusui saffa
ada berbagai pertimbangan. pertama, saffa sudah cukup besar, hampir dua tahun. kedua, saya merasa dia terlalu lekat pada saya, terutama karena "memeh" itu. wah kalo di rumah ada saya, kayaknya asosiasi bebas nya ya langsung "memeh " begitu ketemu saya
maka, dimulailah penelitian saya
cara pertama, kunyit. saya ulek, lalu dioleskan. apa yang terjadi, dia oke2 aja tuh, ndak merasakan ada yang aneh dengan "memeh" nya
cara kedua, gurunya bilang kemampuan bahasa dan pemahaman saffa kan memang sudah bagus, maka sebetulnya bisa diberi pengertian. sungguh, saya bukannya tidak mengenal anak saya. saya tahu dan yakin betul kemampuan bahasa dan pemahamannya sudah bisa dimanfaatkan untuk menyapih. tapi alih2 untuk bisa menyapih, malah jadi boomerang. lha gimana ndak, saffa udah paham betul kata "SAPIH", udah paham betul bahwa memeh nya akan berhenti. maka ketika ditanyakan, diberi pengertian, maka jawabnya "NDAK!!"
huaaaaaa
nah, cara ini yang berhasil dilakukan tetangga saya pada anaknya : DAUN PEPAYA
maka, dimulailah dengan merebus daun pepaya, lalu menguleknya. nah, trus dioleskan. apa yang terjadi? wah saya senang betul, saffa mulai geli dan jijik ngeliatnya. begitu mau memeh, dia heran trus bilang "jijik..."
tapi apa yang terjadi berikutnya??? dihapuslah si daun pepaya itu. lalu mulailah dia memeh kembali. saya sendiri heran, apa ya nggak pahit ya? lha wong saya aja cuma nyolek, paitnya minta ampun
maka, sehari itu, saya cuma bingung sendiri. lha pripun je. lebih bingung dan heran lagi, karena pagi2 nya saya udah liat daun pepaya di sela gigi saffa, dan dia feel oke aja...huaaaaaa
setelah itu, nafsu makannya malah naik

"bum, kayaknya saffa mulai kecanduan daun pepaya deh..." ayah nyeletuk geli
maka, saya berkesimpulan:
kalo pilih cara sapih ya mestinya yang berkorelasi negatip ya
dan kayaknya, untuk subjek saffa, korelasi ASI dan daun pepaya positip ya
coba saya cari objek penelitian lain untuk dikorelasikan lagi

Senin, 15 September 2008

sistem informasi kependudukan itu sangat meyakinkan


anda penduduk indonesia? saya juga
apa buktinya? saya punya KTP, anda?
saya benar-benar penduduk jawa lho, apa buktinya?
saya punya KTP banten, KTP jawa tengah sekaligus KTP Jogjakarta

anda lahir di indonesia? saya iya
apa buktinya? saya punya akte kelahiran, anda?
saya benar2 lahir di indonesia, meskipun lahir pada dua tahun berbeda :)
yah, karena tuntutan kebutuhan masuk sekolah
maklum, saya ini pemaksa masuk sekolah, maka dibuatlah penuaan tahun di akta saya yang baru itu

siang itu, karena urusan paspor saffa yang ternyata ndak semudah memfotokopi dokumen yang ada di rumah saja, saya pergilah ke kelurahan, dengan sedikit bingung, dengan sedikit aneh, untuk mengurus surat keterangan domisili untuk saffa

cerita out of context ya..
pas saya nyampe kelurahan, tuh kantor, kosong blong, gak ada petugas blas
ada petugas, tapi ndak bisa bantu saya karena tugasnya dia ya bukan itu kali ya
yang ada bapak lurah yang ramah nian..memanggilkan bawahannya via sms
nuwun njih pak

maka dimulailah pembicaraan kami
"saya heran pak, kenapa saya juga harus bikin surat keterangan domisili, padahal anak saya kan udah masuk KK"
"yang masuk KK kan belum tentu tinggal disini bu"
"lha KK kan mempengaruhi dia bisa dapet KTP atau ndak. nanti jangan2 ada orang yang punya KTP dobel, pas pemilu gawat tuh"
"ndak bisa bu, sekarang ada sistem informasinya"
"lha kalo nama saya ada di KK dimana-mana, apa bisa ditelusur?"
"oh pasti bisa bu"
saya hanya tersenyum. sebegitu yakin nya kah para petugas itu? siapa yang tega meyakinkan mereka bahwa kebocoran sistem informasi itu nol.

ah, bapak itu tidak pake tanya dulu sih.
coba tanya berapa KTP di dompet saya
coba tanya berapa akta kelahiran saya di map yang saya bawa

Selasa, 22 Juli 2008

kita kan suka sok tahu gitu....

omong-omong tentang sok tahu

semalam baru saja saya ngobrol ringan
ahhh...urusan gosip lagi...!!
saya mah milih senyum-senyum aja
kalo bisa lari tapi gak nyakitin itu orang yang lagi ngomongin orang, gimana caranya?
ah, susah betul, serba salah

“kadang perempuan itu toleransinya memang harus lebih gede ya”
“emangnya kenapa?” saya mulai nimbrung karena ini jurusan netral dikit lah
“lha itu, istrinya galak (catat:itu kata suaminya, atau ini mah kira-kira si pembicara itu saja), makanya suaminya gak mau pulang. apalagi istrinya lagi hamil 8 bulan”
hahhhh? masih si istri aja yang disalahin???lha saya tanya
“kata siapa istrinya galak?”
“ya ini mah kira-kira aja...makanya suaminya yang pengangguran itu gak mau pulang ke rumah, malah tidur di tempat kakak sepupunya”
“hehe...ya ndak bisa kira-kira dong. gak adil kan mempersepsi dan menilai orang dari perkiraan. jangankan dari perkiraan, dari satu pihak aja juga gak adil rasanya. lha suaminya bilang istrinya galak..itu kan dia aja yang ngomong, kata istrinya jangan-jangan lain lagi. rasanya gak bisa dibahas kalo gak netral gitu”
“lha kata tetangga yang lain itu juga, susah sih kalo sama-sama sumatra, keras” eiiiittttts yang orang sumatera jangan marah dulu...baca pembelaan saya ini
“ya kalo urusannya stereotip ya gak akan positif jadinya. lha kita yang orang sunda di cap matre sama orang jawa sana, apa mau? lha dulu mertua saya khawatir berat karena stereotip itu. lha yang rugi kan siapa? nah sekarang kita juga ngecap orang-orang dari suku lain dengan stereotip tertentu, ya gak bisa. misalnya nih, saya pake contoh saya aja deh. stereotip matre itu nempel erat di benak orang-orang sekitar saya yang notabene jawa. trus begitu rumah saya yang sekarang kosong blong, gak ada perabotan, mereka seenaknya bilang bahwa saya sih boros, beli kebutuhan sendiri aja, soalnya tahu dong, orang sunda kan gitu. halah...halah...ya saya pasti bete banget kan, sok tahu!! lha saya juga yakin si istri hamil 8 bulan itu juga gak suka dihakimi tanpa dia bersuara. meskipun dihakimi gak kedengeran ma dia, tapi Allah jelas gak suka”
akhirnya, saya mulai menghakimi si suami itu malah...(hihi..tersulut)
“nih yah..yang saya tahu itu cuma reputasi si suami itu. sejak belom nikah aja hobinya ngelaba, maenin perempuan, morotin perempuan punya duit, gak sopan, kasar...lha rasanya lebih pantas kan si suami itu yang dihakimi sebagai figur yang tidak bertanggungjawab..ya tapi gak tahu juga kalo sekarang dia berubah. kalo pake data yang dulu, ya lebih pantas dia yang disalahin. lagian lelaki macam apaan tuh, kecewa ma istri, malah kabur nginep tempat orang lain, apalagi istrinya udah mau ngelahirin. gila kali ya dia *saya mulai panas*. saya lebih mikir dia yang malah pantes disalahin. ah..kan mulai menghakimi orang tanpa dia dikasih kesempatan untuk bicara dan membela diri”

STOP..STOP..
saya mulai sok tahu, gak netral, dan buruknya lagi, saya tidak lebih baik dari mereka..sama aja..suka nyampurin urusan orang tanpa diminta
eiittts...ampun saya belum jadi psikolog, jadi belum kena sanksi kode etik psikolog kan? 

Senin, 02 Juni 2008

men sana in corpore sano (bener gak tulisan'e?)

dua hari belakangan ini kondisi kesehatan keluarga kami tak beres sangat
saffa yang tiga hari lalu makan es krim tanpa sepengetahuan saya mendadak sariawan, badannya panas, plus sedikit diare ringan
ayah sudah 4 hari menderita nyeri otot tak jelas ujung pangkal, hingga mual yang jelas ujung pangkal

saya ingat betul ketika akan menghadapi ujian komprehensif, seperti biasa, saya muaaaal (ini adalah reaksi stress saya). lalu ayah berkata : "yaa diusahain jgn tertekan gitu dong bum, berpikir positif" begitu tips ayah pada saya
maka empat hari terakhir ini adalah pembuktian dari kata mutiara "memang psikologi untuk anda, bukan untuk saya" kalau kata mutiara ini tidak tepat untuk ayah yang orang elektro, maka mungkin yang berikut ini lebih tepat "berbicara itu lebih mudah daripada melakukan"

tanggal 30-31 Mei adalah saat mendebarkan dan menentukan dalam sejarah akademis ayah. bagaimana tidak? itu adalah ujian IELT untuk memperbaiki nilainya yang lalu untuk bisa tembus lanjut kul. sampai sebegitu menekan perasaannya, maka mulailah ayah sakit otot. dan dalam dua hari itu, perutnya mual, serasa ingin muntah, dan berlangsung hingga hari ini!! mari kita hitung: 30-31-1-2 ...4 hari. lebih fantastis dari stres saya. pasalnya mungkin karena nilai IELT nya gak bisa diketahui langsung, beda dengan saya yang bisa tahu langsung hasil ujian komprehensif saya
maka, begitu menyadari hal ini, saya pun tersenyum simpul,sedikit manis, sedikit asam..mengingat pesan dan kesannya saat saya mual dulu.
maka bergumamlah ayah "ayah ini sakit jiwa dan raga"
maka, saya menyimpulkan dengan semena-mena : memang terbalik pepatah yang selama ini beredar itu "men sana in corpore sano" lha dia bilang di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. dalam kasus ini, maka pepatah itu menjadi "men sano in corpore sana" di dalam jiwa yang sehat, terdapat tubuh yang kuat..
ah lagi-lagi, seberapa mapan pun pepatah itu, coba pikirkan kembali...

Senin, 26 Mei 2008

pelajaran dari kompre:bagaimana saya berperilaku

ehmm, habis kompre ada dua rasa : lega dan deg2an
lega karena satu langkah telah lewat
deg2an karena masih harus revisi, padahal saya sudah punya komitmen dengan beberapa pihak, jadinya ngebut kayak balapan motor aja deh

tapi insight menarik saya dapat setelah kompre mengenai diri saya, yaitu:
1. ternyata saya ngomongnya cepet banget ya?
pas malam latihan presentasi sama ayah sebenernya udah diingetin, eh pas ditanya sama penguji, blio menyela "sek..sek mbak, pelan-pelan" untung diingetin kalo gak meluncur tanpa kendali deh kecepatannya, hehe. sekarang saya yakin bahwa kecepatan bicara berkorelasi positif dengan kecepatan detak jantung..hehe
2. situasi ternyata memberi pengaruh besar pada ketenangan saya
nah habis penguji itu ngasih kesempatan untuk bicara pelan, maka saya mulai menarik nafas dan belajar untuk ngomong pelan, alhamdulillah bikin hati, pikiran jadi tenang. nah yang ini insight buat yang mau bikin penelitian iklim organisasi ya. soalnya iklim organisasi ternyata berpengaruh terhadap perilaku orang didalamnya. mengenai perilaku apa, monggo dispesifikan sendiri saja, dicari latar belakangnya, ditentukan metodenya,halah halah,,,kok jadi ngawur, maklum habis bikin revisian,hehe
3. tips saat ujian yang tidak sengaja ditemukan : anggap aja situasi ujian kayak pas konsultasi. dengan senyum, meskipun pas penanya nya gantian, jadi keliatan bodoh gitu, soalnya saya bingung membedakan pertanyaan dan pernyataan, hehe
4. yang paling penting dari ketiga hal tadi, saya semakin menyadari bahwa doa orang-orang yang sayang sama kita berpengaruh besar pada kelancaran apapun yang kita lakukan. beneran lho, dulu saya tenang banget ujian kalo udah didoain dengan khusus oleh abah. nah sekarang abah emang udah kembali, tapi saya yakin blio masih doakan saya di surga sana. dan hal penting lain, sekarang banyak banget yang bisa saya mintain doa:ibu, mertua, suami, anak, kakak-kakak,temen-temen...

Senin, 12 Mei 2008

kebiasaan keluarga telah diturunkan....

sore ini saya dan saffa menghabiskan waktu berdua
setelah tidur siang, bangun, seperti biasa kami menghabiskan waktu sebentar dengan bercanda di atas tempat tidur, mempersiapkan saffa supaya gak bete pas diajak ke kamar mandi
saya gemes banget ngeliat upil yang ada di hidung kirinya
iseng2, saya cuik2 upilnya,hehe
iseng2, saya ajari saffa ambil upilnya sendiri
nah, bener kak, gitu kak...
kami pun tertawa-tawa kecil
cuik sekali
cuik dua kali
cuik tiga kali
berhasil..berhasil..berhasil..

saya pun kirim sms ke ayah yang lagi ada di jakarta :
"yah, selamat ya.saffa udah bisa ngupil lho, akhirnya tradisi diturunkan..."

Rabu, 06 Februari 2008

ternyata...part 1

kamis lalu...dari kamis ini...saya, suami, saffa dan ipar pergi makan malam ke cak koting
this is one of the best lesehan di jogjakarta
sambel nya mantabb banget..bikin keringetan..menu pilihannya juga banyak

selama makan, alhamdulillah saffa tidur..."lho??" soalnya kebayang kalo gak tidur, pasti byak-yak an gak keruan kan?
pas pulang, ipar sempet nyeletuk.."apaan tuh di wiper mobil?"
"ooo, paling minta sumbangan, biar aja deh" jawab suami saya
maka dibiarkanlah amplop berbingkai biru itu
sampai akhirnya kami tiba di hotel nganterin ipar

di jalan, saya dan suami sempet ngobrol
"yah, kok itu amplop dibiarin aja ya?, gak ada yang nagih"
"iya"
"yah, makin banyak sumbangan gak jelas deh, kemaren baru ketahuan ada panti asuhan palsu minta sumbangan ke kompleks"
"makanya, males kasih sumbangan lagi, kalo gak jelas"
"kadang-ladang, mereka pake sumpah serapah juga lho..jangan-jangan yang di amplop itu ada sumpahnya...barang siapa yang tidak mengembalikan amplop ini, maka akan...."
diam.....
tiba-tiba suami saya menghentikan mobil..gimana gak kaget, sumpahnya amplop jadi kenyataan deh...ada sesuatu yang salah kah dengan mobil?
"yah, kenapa kok berhenti?"
ngeloyor pergi tanpa menjawab...mendekati amplop di wiper..lalu tersenyum-senyum...
"yah apaan?" jangan-jangan kami dapet undian..soalnya ayah senyum-senyum
sambil menyerahkan amplop..."buka aja..."
saya pun tersenyum, ternyata....iklan sebuah resto ayam khas bali, dengan undangan dapet gift kalo kesana,hehe....bukan sumpah serapah, bukan juga undian....
alhamdulillah, pastinya perjalanan lebih tenang
"ayah tadi kepikiran omongan ibu juga ya?..."
"he eh.." sambil senyum-senyum