Tampilkan postingan dengan label belajar menulis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label belajar menulis. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Desember 2008

ibu...

saya ini ibu
lahir dari rahim seorang ibu
melahirkan calon ibu..InsyaAllah

saya ini ibu
dibesarkan oleh ibu..(dan abah sebetulnya..tapi berhubung hari ibu, jadi kata ibu di frame tebal..)
InsyaAllah akan membesarkan calon ibu

saya ini ibu
dididik oleh ibu
InsyaAllah akan mendidik calon ibu

saya ini ibu
mencintai ibu
mencintai calon ibu

hari ini semua tentang ibu
selamat hari ibu...

Rabu, 10 Desember 2008

bingkisan untuk kak saffa

apa yang lebih membahagiakan untuk ibu, nak?
kesehatanmu
kecerdasanmu
kebahagiaanmu
senyummu
tangismu
kau sungguh lengkap...

apa yang lebih membanggakan untuk ayah, nak?
kau cantik
sholihah
pandai berdoa
pandai menyanyi
pandai menari
bibirmu yang tidak berhenti bertanya

imajinasimu melompat-lompat
kegirangan menapaki setiap simpul yang terbentuk
matamu berbinar terang
menatapi setiap nyata dan mimpi di depan
di tempat kau simpan rasa
di situ kau simpan cinta, kasih, empati, dan pemahaman

nak,
semoga berkah Allah selalu menghidupimu
menghidupkan pikiranmu
menghidupkan hatimu
menghidupkan perilakumu
di awal nafasmu, di langkah pertama, di langkah kedua, hingga Allah kembali merengkuhmu

ini tangan kami untuk kau genggam
hingga kau sanggup melangkah sendirian
ini kata kami untuk kau simpan
hingga kau sanggup untuk membuat keputusan
ini cinta kami...

kakak,
ibu dan ayah sayang kakak
sangat...
selamat menapaki hari..


*hadiah ibu dan ayah untuk kak...
untuk sehari lalu

Rabu, 04 Juni 2008

saya, kaktus dan bicara

saya marah
kaktus saya kok tidak tumbuh
saya marah
halaman rumah saya begitu kering
saya marah
hujan tidak sempat mampir di halaman rumah saya

saya takut
hujan yang kan datang begitu derasnya
sampai menyesali permohonan saya

ah sudah saatnya
saya bicara
hujan yang begitu deraskah?
uaa pada awalnya
tapi tidak lama
setelah itu langit begitu cerahnya
halaman saya telah terbasahi
semoga kaktus saya segera tumbuh

050608-bicara dengan sungguh2 dan benar

Minggu, 01 Juni 2008

Ini cerita tentang kupu-kupu di kamarku….

Ini cerita tentang kupu-kupu di kamarku….

Sudah berkali-kali
Dan kejadiannya selalu berbeda.......
Ketika aku menemukan suatu benda asing terbang….
Bagian diriku takut…bukan karena imajinasi menyatakan itu makhluk asing….tapi karena aku pikir itu menggigit…mengancam…
Ketika kusadari bagian indahnya…
Baru kuyakini ada sesuatu yang baik akan datang…
Dia terbang, entah mencari apa….aku terpesona............
Meyakini tiap bagian tubuh dan jiwanya adalah keindahan alamiah...

Suatu saat.....
Aku tersadar...
Dia terperangkap dalam kamarku...aku terperangkap dalam pesonanya..
Keduanya sulit melepaskan diri....
Aku terperangkap dalam bayangan kebaikan yang akan aku dapat
bila dia terus bersamaku...
Sementara.....
Dia terperangkap, terkurung dalam ruang, yang entah dia sadar atau tidak besarnya hanya 3x4.....sementara diluar...luas....
Aku ingin dia tinggal selalu....memberikan harapan kebaikan, tapi dia, aku tidak pernah tahu, apakah keinginannya sama denganku....
Tapi kemudian aku ragu...
karena suatu hari aku menemukan kupu-kupu mati di kamarku...
Aku tidak pernah tau....Itu karena proses alamiah, atau proses percepatan karena keberadaannya
Berikutnya...ketika aku sedih, meyapunya keluar dari kamarku...
Kembali terbersit...apakah dia bahagia mati dikamarku....
Itu keinginannya ataukah sebuah keterpaksaan karena terperangkap....

21 maret 2003.....sesuatu yg terlintas...

surat untuk sahabat

Sahabat, teman, pren, bahkan mungkin geng
...apapun nama yang kita tempelkan dulu pada diri sebagai kita
sahabat, teman, pren, bahkan mungkin geng
...apapun nama yang dulu ditempelkan pada orang pada diri sebagai kita

tapi diri memang diri...diri bukan kita....
diri terkadang tidak bisa selamanya menjadi kita...
tapi kita tetap tersimpan rapi dalam tempat tersendiri dalam diri

ketika segalanya bermula...kadangkala kita tidak pernah sadar
mulai kapan, karena apa, mengapa...
sampai prosesnya berjalan...entah lambat atau cepat...

ketika segalanya berjalan...kadangkala kita tidak pernah sadar
seberapa indah, seberapa lama...
semuanya berjalan begitu saja...
kalian yang membuat fie bangga...

ketika segalanya seakan berakhir sebelum akhir...
baru kita sadar, kenapa...mengapa....
meskipun tetap ada ketidakmengertian dan ketidakmenerimaan
bukan karena ego, bukan karena kecewa, bukan karena marah
tapi hingga akhir menjelang akhir, atau saatnya berakhir...
diri telah menemukan diri pada diri...
dan memang sudah saatnya diri menemukan diri...